aku berjalan perlahan
lalu tertatih, dan terjatuh
aku merangkak, lututku goyah
aku letih, dahaga, kering

aku ingin membasuh diri di telaga kasih-Mu
aku ingin mereguk madu di bejana cinta-Mu
aku ingin bersandar di dekapan rindu-Mu

tetapi hatiku tinggal separuh
separuh yang lain, telah hancur dalam cinta semu makhluk-Mu
bahkan yang separuh tersisa ini pun
telah terluka

lalu…
bagaimana bisa kutatap wajah agung-Mu
jika wajah hinaku
telah biasa berpaling menuju wajah selain-Mu
bagaimana bisa kudapatkan cinta-Mu
jika hatiku masih mendamba cinta makhluk-Mu

terlalu dini untuk berkata
bahwa aku mencintai-Mu
sebab aku terlalu sering berkhianat dari-Mu

tetapi masih ada asa
sebab Kau telah berjanji
Kau akan berjalan menyongsongku jika aku merangkak mendekati-Mu
Kau akan berlari menyambutku jika aku berjalan menghampiri-Mu

Maka…
kutegakkan kembali kakiku yang lunglai
kali ini aku ingin berjalan
bahkan berlari
untuk mendekati-Mu

Tuhan…
izinkan perjalanan terakhirku
adalah cinta-Mu, kasih-Mu, rindu-Mu
izinkan hanya Engkau
yang bertahta di dalam hatiku
dan tunjukkanlah kepadaku jalan yang menuju cinta-Mu.