katanya
aku hanyalah sebutir pasir
di hamparan padang pasir
tiap hari dilalui
tanpa sedikitpun ditoleh
tak mengapa
katanya
aku hanyalah aliran air
yang akhirnya bermuara
membentuk wadah berbagi kehidupan
tanpa mengharap pamrih
katanya
aku begitu terluka karenamu
mendengarkan tangis sedihmu
tentang dia
tapi mengapa
dia belum juga kau enyahkan dari anganmu
buang jauh asamu akan dia
larilah ke pelukanku dengan manis
karena aku
ingin merajut kebahagiaan bersamamu