Apabila aku kenang masa lalu
Aku sering terbayang
wajahmu teman
tersenyum, tertawa
menangis, mengadu
menyanyi, menari
Aku tersentuh wahai teman
Karena kini kau tidak lagi di sisi

Mengapa kau pergi
di saat kau masih kuperlukan
dikala kau masih merupakan teman
di waktu aku masih ingin mendengar celoteh mu
Aku rindu wahai teman
Melihat wajahmu

Kemarin, di saat ku mendengar kabar kau telah sangat jauh
Aku menangis
Semalam, di kala aku merenung potret wajahmu
Aku menangis
Hari ini, di waktu aku menyentuh tulisan tanganmu
Aku menangis
Esok, pasti aku akan menangis lagi pabila aku tak tau dimana keberadanmu

Kau teman yang setia
ketawa bersama
menangis bersama
Kau sering tersenyum

Maafkan aku wahai teman
Karena sering melukaimu
Aku kecewa
Malah aku cemburu dengan dirimu
Kau tak bisa marah
Maafkan aku teman
Maafkan aku
Karena tak bisa melindungimu dari rasa sakit hati

Aku sayang kamu
Aku cinta kamu
Sebagai teman yang setia
Terima kasih, wahai teman